warung
warung
Apa itu warung ?
Warung adalah usaha kecil milik keluarga yang berbentuk kedai, kios kecil, atau
restoran sederhana. Istilah warung juga merujuk pada took atau kedai, dan
menjadi dasar istilah lain, termasuk wartel ( kependekan dari warung telepon)
dan warnet ( kependekan dari warung internet).
Buka bisnis warung
Jenis jenis warung ada banyak sekali di Indonesia ini,
sedikit contohnya sebagai berikut:
1.Warung nasi, warung yang menjual nasi dan lauk pauk nya,
seperti rumah makan sederhana
2.Warung sembako, warung yang menjual kebutuhan sehari-hari
3.Warung kopi, warung yang menjual kopi dan berbagai
gorengan seperti pisang goreng atau gorengan lainnya.
4.Warung apung, warung berupa perahu yang diatasnya menjual
berbagai macam makanan dan minuman
5.Warteg, atau sama halnya seperti warung nasi, hanya saja
warteg berasal dari tegal biasanya menjual makanan atau lauk pauk
6.Warnet, warung internet warung yang menyewakan komputer
untuk terhubung ke internet
Usaha Warung
Kelontong
Yang perlu anda lakukan hanyalah mengambil barang untuk
dijula kembali alias kulak. Bahkan, jika omset anda sudah cukup besar justru
agen atau distributor produk yang mendatangi rumah anda dan mengantarkan barang
dagangan. Namun karena biayanya lokasi toko adalah dirumah anda sendiri atau
minimal dekat dengan rumah, ada sejumlah tips agar bisnis ini sukses.
1. Pertimbangkan Letaknya
Memang akan lebih mudah jika letak toko menggunakan salah
satu bagian rumah anda, misalnya garasi atau ruangan yang tidak terpakai, tapi
sebisa mungkin ruangan tersebut terpisah dari rumah utama. Pasalnya walau anda
sudah menjaga kerapian dan kebersihan toko, tetap saja toko kelontong identik
dengan berantakan dan kadang barang berserakan. Agar rumah tidak ikut menjadi
berantakan, pastikan ada pintu khusus yang memisahkan toko dan rumah utama
anda. Misal jika rumah anda tingkat, bagian bawah bisa digunakan sebaga toko,
sedangkan anda dan keluarga tinggal dilantai atas
2. Lakukan survey
Cek kondisi lingkungan perumahan, jika sudah ada toko
kelontong yang besar dan lengkap, hindari membuka toko yang sama terlalu
berdekatan. Jangan lupa menginformasikan toko-toko anda kepada tetangga sebagai
promosi. Anda juga bisa memberikan harga khusus untuk pembelian produk tertentu
agar mereka semakin tertarik. Lakukan pula rencana bisnis anda kepada pihak
berwajib untuk mengetahui pajak yang harus dibayar
3. Bangun Usaha Anda berdasarkan Modal
Mengenai Modal atur juga tentang bagaimana cara anda akan
mendapatkan modal. Jika modal pinjaman, hitung akan berapa lama pengembalian
pinjaman tersebut begitupun jika modal sendiri, hitung juga berapa lama uang
anda tersebut akan bisa balik modal agar anda kemudian bisa menghitung untuk
mengembangkan usaha dari keuntungan yang didapat. Kemudian mengenai modal anda
harus memisahkan antara keuangan usaha dengan keuangan pribadi.
Meski kebutuhan konsumsi pribadi dan modal hampir sama
jangan menyatukan uang belanja toko dengan uang belanja pribadi, bedakan
keuangannya, dan jika perlu belanjalah ditempat yang berbeda. Hal ini untuk
mencegah penggunaan barang dagangan untuk keperluan pribadi yang malah merusak
kegiatan kas warung. Karena jika anda mengelola ini dengan baik maka akan
terlihat bagaimana perjalanan usaha anda apakah mengalami keuntungan atau malah
mengalami kerugian.
4. Cari Tempat Grosir/kulakan yang Murah
Pintar –pintarlah mencari barang, mencari barang disini
adalah sekaligus ketika anda memilih untuk berlangganan kepada pusat grosir
mana yang akan memberikan anda harga miring dan dapat memberikan keuntungan
lebih dibanding membeli dari pusat lainnya. Tak bisa dipungkiri salah satu
kunci sukses untuk menarik pelanggan adalah salah satu tentang bagaimana anda
menentukan harga.
Buat strategi tertentu agar konsumen dating kewarung/toko
anda. Membuat beberapa penawaran murah yang mungkin diberikan agak tinggi
ditoko lain misalnya. Buat promosi-promosi mingguan yang jarang dilakukan oleh
toko kelontong yang kita temui sehari-harinya atau strategi lain yang menrt
anda cocok bagi daerah tersebut.
5. Dekor toko Anda
Walau sembako menjadi produk utama toko anda, bukan berarti
anda bisa menyusun barang sembarangan dan tidak mempedulikan penampilan warung.
Warung yang kotor, tak menarik dan serba berantakan belum tentu menarik
pembeli, meski produk anda sangat lengkap. Susun produk dengan rapi berdasarkan
jenisnya, misal produk makanan tidak berdekatan dengan detergen. Lakukan
pembersihan lantai dan rak warung setiap minggu, serta sortir barang untuk
mencegah kadaluarsa setiap bulan
6. Pelayanan yang Baik
Selain dekor toko atau harga anda harus memperhatikan
pelayanan yang anda berikan kepada konsumen, jangan ketus karena masih banyak
toko lain yang menyediakan barang kebutuhan disertai dengan semyum pelayanan
yang membuat konsumen ketagihan untuk belanja lagi-dan lagi
7. Sediakan tempat penyimpanan
Siapkan satu ruangan khusus sebagai gudang tambahan untuk
menyimpan stok barang anda. Jangan menyimpan seluruhnya didalam warung karena
akan membuat warung semakin berantakan, penuh dan andapun susah untuk melangkah
saat berada didalamnya
Komentar
Posting Komentar